Iriawan: Pengamanan Pilkada Jangan Dianggap Remeh

KEJAKSAN, (KC).-
Kota Cirebon tampaknya menjadi salah satu perhatian saat pilkada serentak 2018 pada Juni mendatang. Setelah sehari yang lalu Kota Cirebon dikunjungi Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto, kali ini Asistens Operasi (Asops) Polri, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan meninjau kesiapan pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon, Selasa (30/1/2018).
Mantan Kapolda Jawa Barat yang akrab disapa Iwan Bule ini mengunjungi Kota Cirebon menggunakan helikopter Polri dan turun di Alun-alun Kejaksan.
Menurut Iriawan, pelaksanaan Pilwalkot Cirebon dipastikan akan berjalan aman. Namun, ia meminta pengamanan pada pelaksanaan Pilwalkot Cirebon nanti adanya penambahan pasukan dari anggota TNI. Iriawan juga meminta agar Polres Cirebon Kota tidak meremahkan pelaksanaan pilkada serentak nanti.
‎”Dari hasil analisa kami, pelaksanaannya cukup aman. Polres setempat jangan under estimate, harus overestimate. Harus ada tambahan pasukan TNI, 2/3 atau setengah dari anggota polisi,” kata Iriawan saat meninjau kesiapan pengamanan pilkada di Polres Cirebon Kota.
Dikatakan Iriawan, pihaknya masih menganalisa konstalasi politik di Kota Cirebon jelang pilkada mendatang. Pilwalkot Cirebon sendiri dipastikan bakal diramaikan dua pasangan calon, yakni Nashrudin Azis-Eti Herawati yang diusung Demokrat, NasDem, PKB, Hanura dan PKPI serta pasangan Bamunas S Boediman-Efendi Edo yang diusung Golkar, PDI Perjuangan, dan PPP.
Sedangkan, PAN, Gerindra, dan PKS yang gagal mengusung pasangan Siswandi-Euis Fety Fatayaty belum menentukan sikapnya. Iriawan pun masih menganalisa sikap ketiga partai tersebut.
“Kalau Kota Cirebon alhamdulillah aman. Namun, belum terjadi eskalasi. Nanti terlihat setelah tiga partai PAN, Gerindra dan PKS menentukan sikap. Tapi, apa pun analisanya tentu pilkada harus aman,” ungkapnya.
Iriawan menambahkan, sejauh ini pihaknya telah membagi tugas dengan perwira tinggi Polri lainnya untuk memantau kesiapan pilkada di 37 provinsi.
Menurut Iriawan, pihaknya akan memantau situasi kamtibmas, pemetaan kerawanan pilkada, dan pasukan yang mengamankan pilkada.
“Kita pastikan semua. Termasuk semua unsur yang terlibat agar pilkada aman dan lancar,” tuturnya.(Ali)

Komentar